Langsung ke konten utama

Teori Evolusi menurut Lamarck dan Charles Darwin

EVOLUSI
Evolusi adalah penurunan dengan modifikasi,suatu frasa yang digunakan oleh Darwin dalam mengajukan gagasan bahwa banyak spesies di bumi merupakan turunan dari nenek moyang yang berbeda dari spesies yang ada saat ini.Sedangkan definisi secara sempit evolusi adalah perubahan komposisi genetic suatu populasi dari generasi ke generasi.
A.   Teori Evolusi Lamarck
Lamarck menerbitkan hipotesisnya pada tahun 1809 dengan membandingkan spesies hidup dengan bentuk fosil ,Lamarck menemukan sesuatu yang ampaknya merupakan sejumlah garis keturunan.Masing-masing keturunan merupakan rangkaian kronologis dari fosil yang lebih tua ke fosil yang lebih mudadan mengarah pada spesies yang masih ada saat ini.Iamenjelaskan temuannya dengan  dua prinsip prinsip yaitu:
·            Digunakan atau di buang: bagian tubuh yang sering digunakan menjadi lebih kuat dan besar sementara yang jarang digunkan menjadi lemah.Sebagai contoh ia menyebutkan jerapah yang merenggangkan lehernya untuk mencapai dedaunan di cabang yang tinggi.
·            Pewarisan sifat dari karakteristik yang dipeeroleh: suatuu organisme dapat meneruskan modifikasi-modifikasi karakteristik pada keturunannya.Ia menalar leher yang panjang dan berotot milik jerapah yang masih hidup saat initelah dievolusikan selama beberapa generasi seiring rentangan leher jerapah yang semakin tinggi.
Lamarck juga mengira bahwa evolusi terjadi karena organisme memiliki dorongan bawaan untuk menjadi lebih komplek.Darwin menolak gagasan ini,namun ia juga mendugabahwa variasi muncul dalam proses evolusi sebagian melalui pewarisan sifat yang diperoleh.


B.   Teori Evolusi Darwin
Penelitian Darwin dimulai melalui pelayaran Beagel.Selama pelayaran ia mengamati cirri-ciri tumbuhan dan hewan yang membuat mereka dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan yang beranekaragam.Selama pelayaran Darwin mengamati banyak contoh adaptasi yakni karakteristik organism yang meningkatkan kesintasan dan reproduksi pada lingkungan yang spesifik.Ia mulai memahami adaptasi terhadap lingkungan dan kemunculan spesies baru sebagai dua proses yang berkaitan erat.Dari penelitian yang dilakukan bertahun-tahun setelah pelayaran Darwin,para ahli Biologi menyimpulkan bahwa memang inilah yang terjadi pada kelompok finch Galapagos yang beranekaragam.Selanjutnya Darwin menyusun buku The Origin of spesies yang berisi dua gagasan utama bahwa penurunan dengan modifikasi menjelaskan kesatuan dan keanekaragaman makhluk hidupdan bahwa seleksi alam menyebabkan kecocokan antara organism dengan lingkungannya.
Darwin memandang sejarah kehidupan sebagai sebuah pohon dengan banyak cabang dari batang bersama menuju ke ujung-ujung ranting termuda.Misalnya pohon evolusi gajah dan kerabatnya yang idasarkan pada fosil-anatomi,urutan kemunculan pada strata dan distribusi geografiknya.Sebagian cabang garis keturunan berakhir pada kepunahan.
C.   Bukti Evolusi
1.    Catatan Fosil: menunjukan bahwa organisme masa lalu berbeda dengan organism masa kini dan banyak spesies yang sudah punah.
2.    Homologi: organ yang mempunyai struktur asal sama kemudian berubah dan mendukung fungsi beda.
3.    Perubahan embriologi: ikan,reptile,burung,mamalia dan mamalia awalnya memiliki kesamaan,setelah terjadi deferensiasi membentuk organ-organ sesuai dengan jenis hewan masing-masing.
D.   Spesiasi: proses terjadinya spesies baru yang dapat beradaptasi dengan lingkungannya.spesiasi dapat terjadi karena ada factor pendukung yaitu:
·         Adanya relung yang kosong
·         Adanya keanekaragaman
·         Isolasi geografis
E.   Seleksi Alam:  pemilihan yang dilakukan oleh alam untuk memilih makhluk hidup yang dapat terus bertahan hidup dan makhluk hidup yang tidak dapat terus bertahan hidup. Makhluk hidup yang terus dapat bertahan hidup  akan tetap hidup sedangkan makhluk hidup yang tidak dapat bertahan hidup akan mati.
·         Kepunahan Dinosaurus akibat adanya seleksi alam.
·         Jari kaki kuda semula lima buah untuk menyesuikan diri dengan tanah yang lunak sekarang berjari satu.
·         Adanya kupu-kupu Biston betularia bersayap gelap lebih banyak dibandingkan yang bersayap cerah di daerah industri.
·         Adanya variasi paruh burung finch di kepulauan Galapagos seperti gambar dibawah


F.    Faktor yang mempengaruhi Evolusi
1.    Perkawinan tak acak: perkawinan umumnya dipengaruhi faktor pilihan misalnya ayam betina lebih memilih ayam jantan yang berbulu merah dan panjang dan manusia cendrung mengembang biakan hewan atau tanaman yang menguntungkan. Akibat dari perkawinan acak ini alel yang membawa sifat yang lebih disukai akan menjadi lebih sering dijumpai dalam populasi. Alel yang tidak disukai akan berkurang dalam populasi.
2.    Migrasi: Individu imigran akan membawa alel yang baru  maupun sebaliknya individuyang  emigran akan membawa alel keluar.pergerakan  alel ini antar populasi akan disebut arus gen. Migrasi ini dapat menyebabkan perubahan perubahan gen dalam populasi.
3.    Hanyutan Genetika: menyebabkan perubahan atau ketidak setabilan ferekuensi gen dalam populasi. Hanyutan genetik ini merupakan perubahan yang terjadi pada populasi akibat adanya anggota populasi yang berpisah  dan membentuk populasi baru atau kawin hanya antar populasi mereka.

4.    Seleksi alam: suatu organisme yang dapat beradaptasi dengan lingkungannya jika memiliki penotip yang sesuai dengan lingkunagannya. Jadi organisme yang dapat beradaptasi dengan lingkungannya yang dapat hidup dan berkembang biak dan sebaliknya organisme yang tidak dapat berkembang biak dengan lingkungannya akan musnah.


5.    Rekombinasi dan seleksi :bagian terpenting dalam mekanisme evolusi adalah rekombinasi gen dapat berlangsung melalui perkawinan sehingga reproduksi seksual merupakan faktor terpenting dalam evolusi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kingdom Fungi

affiliate program Ciri Kingdom Fungi 1. Sel eukariotik Jamur termasuk organisme bersel eukariotik, artinya sel – sel penyusun tubuh jamur telah memiliki inti sejati dengan adanya selaput inti (membran inti). Selain itu, sel – sel jamur juga memiliki organel – organel bermembran seperti mitokondria, retikulum endoplasma, badan golgi. Namun tidak memiliki kloroplas, karena jamur tidak memiliki zat hijau daun (klorofil). 2. Uniseluler atau multiseluler Jamur tersusun atas satu sel (khamir) atau banyak sel (kapang). Jalinan sel – sel jamur multiseluler tersusun membentuk benang yang disebut dengan hifa. Susunan sel – sel dalam hifa ini ada yang bersekat ada juga yang tidak bersekat. Kemudian, hifa – hifa ini membentuk badan jamur yang disebut dengan miselium. 3. Dinding sel: zat kittin Perbedaan bahan penyusun dinding sel jamur dan tumbuhan serta bakteri menjadi alasan bahwa jamur adalah organisme yang berbeda. Dinding sel jamur tersusun atas zat kitin yaitu senyaw...

Kromosom dan bagian bagian nya

A. PENGERTIAN KROMOSOM Kromosom adalah unit genetik yang terdapat dalam setiap inti sel pada semua makhluk hidup, kromosom berbentuk deret panjang molekul yang disusun oleh DNA dan protein-protein. Setiap sel terdiri dari tiga bagian utama, yaitu nukleus (inti Sel), Sitoplasma (cairan sel), dan Membran pelindung sel. Di dalam nukleus, terdapat benang-benang halus yang disebut ‘kromatid’, apabila terjadi pembelahan sel, maka benang-benang halus itu dipintal membentuk kromosom. Kromosom adalah struktur padat yang terdiri dari dua komponen molekul, yaitu protein dan DNA. Struktur pada kromosom ini hanya akan tampak jelas pada metafase pembelahan sel. Kromosom ini berfungsi sebagai penyimpanan bahan materi genetik kehidupan. Ia terdiri dari DNA, kita tahu DNA memiliki peran sangat penting, yaitu untuk menjalankan tugas sehari-hari, dan juga menyimpan setiap informasi genetik, ia dapat juga membantu langsung suatu organisme untuk tumbuh. Jadi kromosom ini memiliki f...